Publikasi Jurnal Imiah, siapa takut?

Publikasi Jurnal Imiah, siapa takut?

Sabtu lagi nih.. ternyata banyak hal yang belum saya lakukan, bahkan hal yang harus saya lakukan sekarang adalah mengenai yang ada hubungannnya dengan studi lanjut saya yaitu mulai memikirkan Publikasi Jurnal..saya lupa lagiii !!!. Iya seperti apa yang pernah digembar-gemborkan bahwa mahasiswa lulusan setelah agustus 2012 nantinya diwajibkan mempublikasi Jurnal, baik untuk S1, S2 dan S3. Bagi saya sendiri pribadi yang sedang dalam mengambil Pasca Sarjana tentu saja harus memikirkankannya mulai dari sekarang karena masa studi saya harus rampung dalam waktu 2 tahun. Dan salah satu syarat kelulusan adalah harus Publikasi Jurnal Ilmiah..!!! sehingga mau tidak mau harus saya pikirkan mulai sekarang.

surat-publikasi-karya-ilmiah-600Namun pertanyaan yang sekarang muncul adalah, Bagaimana cara membuat Jurnal?…. saya sebenarnya sudah dapat gambarannya ketika pada bulan Mei lalu mendengar siaran disuatu Radio Kampus Undip dimana saya mendengarkan siaran seorang Ahli Publikasi Jurnal dari Undip yang bernama Prof Ambaryanto, dimana beliau banyak menjelaskan tentang, (1) apa yang musti kita siapkan untuk membuat Jurnal, (2) bagaimana cara mempublikasi Jurnal, dan menjelaskan (3) siapakah nantinya yang akan kita jadikan sebagai Reviewer Pertama? dari sini alhamdulilah saya sudah punya bayangan bagaimana membuatnya, hanya saja saya belum punya “IDE” apa yang musti saya buat…ha ha?

Sebuah ide untuk membuat publikasi Jurnal Imiah disarankan oleh seorang dosen mengharuskan saya mencoba mengunjungi situs-situs Jurnal Internasional dan ada beberapa link Jurnal yang bisa dilihat karya-karya jurnal yang sesuai dengan minat saya, link-link yang dimaksudnya diantaranya adalah ScienceDirect, Springerlink dan IEEE_Xplore. Okelah ternyata memang benar banyak ide yang bisa saya gali dari melihat jurnal-jurnal ini namun saya terkendala ketika melihat ada jurnal yang bagus yang ingin saya jadikan referensi dan ingin melihat fulltext-nya, tapi kok disuruh mbayar?… tidak bisa saya bayangkan berapa dana yang harus saya habiskan untuk belanja 10 Jurnal Online terlebih lagi ternyata bahasa yang digunakan adalah bahasa inggris, jadi musti translate deh hufff….

Lalu bagaimana solusinya?…..

Alhamdulilah ternyata, kampus tempat saya bernaung memberikan jalan dengan berlangganan sehingga saya mendapatkan “open access” pada 3 link tersebut tanpa musti bayar (harus menggunakan koneksi kampus), wooowwww sayapun langsung download jurnal sebanyak-banyaknya mumpung di-open koneksinya ^_^. Dan mengenai bahasa inggris sepertinya saya harus melatih kemampuan bahasa inggris saya yaitu dengan membaca, membuka rajin menggunakan kitab translate dan sekaligus belajar menulis diblog dalam bahasa inggris sambil nyari duit (kali aja jurnalnya populer jadi bisa dipublish internasional pake bahasa inggris ha ha….amiin).

Tentang Saya

Silahkan tinggalkan Komentar

free html hit counter